DOSA MENGHAMBAT KITA

Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu. Yer. 5:25.

Ada cerita pendek:

Seorang petani tua selama bertahun-tahun terpaksa membajak di sekeliling sebuah batu besar di salah satu petak sawahnya. Batu itu telah mematahkan beberapa mata bajak dan sebuah cangkul miliknya.

Semakin hari batu itu makin menyusahkan pak tani. Satu hari setelah mata bajaknya kembali patah, dan teringat akan berbagai kesulitan yang telah ditimbulkan batu itu selama ini, akhirnya ia memutuskan melakukan sesuatu. Ia menancapkan linggis ke dasar batu itu, dan betapa terkejutnya karena ternyata tebal batu itu hanya sekitar 30 cm. Dengan menggunakan palu besar, batu itu pun dihancurkan. Petani itu tersenyum, malu pada diri sendiri. “Seharusnya aku dapat mengatasi batu ini dengan segera, sehingga aku pun tak perlu bersusah-susah sampai bertahun-tahun.”

THINGS TO LEARN:

Kira-kira demikianlah, apabila ada dosa di dalam diri kita yang tidak segera kita singkirkan. Setelah kita bertobat dari dosa-dosa besar kita, namun kadang masih ada dosa-dosa kecil, yang tanpa kita sadari masih ada di hidup kita, seperti: kemarahan, kemalasan, kesombongan, kebencian dan lain sebagainya. Dan hal itu dapat menjadi penghalang kemajuan hidup rohani kita. Perlu diingat, bahwa di mata Tuhan itu tidak ada dosa yang besar maupun dosa kecil, karena dosa tetaplah adalah kekejian di mata Tuhan dan harus disingkirkan.

Mengapa dosa harus segera disingkirkan? Karena dosa dapat menghalangi kita untuk datang kepada Tuhan, bahkan sering dosa itu menghalangi berkat Tuhan untuk kita, seperti Nabi Hosea menegor bangsa Israel, dalam Hos 14:3, “Bertobatlah kepada TUHAN! Katakanlah kepada-Nya: ‘Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik.'”

Juga dalam perikop Yeremia 5, Hukuman TUHAN tidak dapat dielakkan, kita tahu bahwa kerinduan TUHAN untuk memberkati bangsa Israel itu sangat besar, namun dosa-dosa bangsa Israel-lah yang menghambat semua yang baik dari bangsa Israel, sehingga mereka tidak menikmatinya.

Jadi marilah kita miliki hati seperti raja Daud yang berkata, “Selidikilah aku, ya TUHAN, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!” (Maz. 139:23-24). Dengan demikian kita bisa menyingkirkan dosa yang ada dalam diri kita.

WISDOM WORDS:

David Roper: “Dosa juga dapat melemahkan kekuatan kita. Oleh sebab itu, kita harus sungguh-sungguh meluangkan waktu untuk memohon agar Tuhan menyelidiki dosa kita.”
John Bunyan: “Satu kebocoran akan menenggelamkan sebuah kapal, dan satu dosa akan menghancurkan orang berdosa.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: